Strategi Optimalisasi Swakelola Tipe 4 dalam Pengembangan Sarana dan Prasana Pendidikan Islam di Kabupaten Gayo Lues
DOI:
https://doi.org/10.55961/jpbj.v4i1.62Keywords:
Swakelola Tipe 4, Analisis SWOT, Diagram Ishikawa, Strategi OptimalisasiAbstract
AbstractSwakelola Tipe 4 is a method for government procurement involving community groups in project implementation. In Gayo Lues Regency, this strategy is utilized for developing Islamic education facilities, such as Dayah, Pesantren, and Balai Pengajian. This article aims to analyze the optimization strategies for Swakelola Tipe 4 in the development of Islamic education facilities in Gayo Lues Regency. Methods used include problem cause analysis with the Ishikawa Diagram and SWOT analysis. The results indicate several challenges, including limited technical and managerial skills within community groups, suboptimal procedures, and minimal local government support. However, there are opportunities to improve capacity through training, regulatory support, and collaboration. The article concludes that optimization strategies can be achieved through capacity building, stringent oversight, and partnerships to ensure the successful implementation of Swakelola Tipe 4.
Abstrak
Swakelola tipe 4 merupakan metode pengadaan barang/jasa pemerintah yang melibatkan kelompok masyarakat dalam pelaksanaan proyek pembangunan. Di Kabupaten Gayo Lues, strategi ini digunakan untuk mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan Islam, seperti Dayah, Pesantren, dan Balai Pengajian. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi swakelola tipe 4 dalam pengembangan sarana dan prasarana pendidikan Islam di Kabupaten Gayo Lues. Metode yang digunakan meliputi analisis penyebab masalah dengan Diagram Ishikawa dan analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaan swakelola tipe 4, termasuk keterbatasan keterampilan teknis dan manajerial kelompok masyarakat, prosedur yang kurang optimal, dan dukungan yang minim dari pemerintah setempat. Namun, terdapat pula peluang untuk meningkatkan kapasitas melalui pelatihan, dukungan regulasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Artikel ini menyimpulkan bahwa strategi optimalisasi dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas, pengawasan yang lebih ketat, dan kerjasama dengan berbagai pihak untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan swakelola tipe 4.
References
Peraturan Presiden Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Peraturan Presiden Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. (2021). Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pedoman Swakelola.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. (2021). Peraturan Bupati Gayo Lues Nomor 7 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembangunan/Pengembangan Sarana dan Prasarana Dayah/Pesantren dan Balai Pengajian.
Anani, Ari. (2024). Pengaturan Pengawasan Swakelola Tipe Iv Berdasarkan Pengadaan Barang Dan Jasa Berkelanjutan. (Tesis Magister Hukum, Universitas Kristen Satya Wacana). https://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/34765/7/T2_322022033_Judul_.pdf
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage. https://spada.uns.ac.id/pluginfile.php/510378/mod_resource/content/1/creswell.pdf
Gürel, E., & Tat, M. (2017). SWOT Analysis: A Theoretical Review. Journal of International Social Research, 10(51), 994-1006. Gürel, E., & Tat, M. (2017). SWOT Analysis: A Theoretical Review. Journal of International Social Research, 10(51), 994-1006. https://www.sosyalarastirmalar.com/articles/swot-analysis-a-theoretical-review.pdf
Ishikawa, K. (1986). Guide to Quality Control. Asian Productivity Organization.
Rangkuti, F. 2001. Analisis SWOT Teknik Membelah Kasus Bisnis. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fahrul Rizal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





